Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

Skinhead Sejati Bukan dan Tak Akan Pernah Menjadi Seorang Rasis

Mungkin pertanyaan yang akan muncul dari pernyataan di atas adalah : benarkah ? atau mengapa?. Hak setiap individu untuk mempertanyakan hal tersebut. Tinggal kepada siapa pertanyaan tersebut dilontarkan, kepada skinhead-kah atau pada bonehead (orang tolol). Baiklah kita akan mundur ke era 60an dimana skinhead orisinil pertama kali muncul di Inggris. Dimana budaya yang telah berkembang menjadi subkultur ini merupakan perkembangan dari pergerakan 'rudeboy' yang dibawa ke Inggris oleh para imigran dari Jamaika. Yang kemudian menyatu dengan budaya masyarakat kelas pekerja daerah setempat dan pergerakan 'mod'. Dari proses penyatuan ini munculah 'hard mod' yang bisa diartikan sebagai kemunculan skinhead.

Sekarang kita sudah menemukan point utama dari pernyataan bahwa : " Skinhead Sejati Bukan dan Tak Akan Pernah Menjadi Seorang Rasis". Karena bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi saat budaya Skinhead tumbuh dari budaya kulit hitam yang dibawa para rudeboy dari Jamaika, dan fakta bahwa skinhead menikmati musik-musik dari kaum kulit hitam seperti ska, reggae, soul, dan bluebeat. Oleh karena itu kami menyebut Skinhead 'rasis' sebagai bonehead (orang tolol), karena mereka bukanlah Skinhead sebenarnya. Bisa juga diwakili dengan kalimat : " Kami Skinhead dan mereka bonehead, kita adalah dua sisi yang berbeda dan mungkin akan berlawanan".


Sumber dari: Dan Sabater dari R.A.S.H-NYC dan beberapa artikel lain.

3 komentar:

Anonymous said...

oi - oi

ChordpopRock said...

Tes... :D

ManusiaKarduz said...

sejenak menikmati hidup setelah bekerja seharian...true skinhead :D

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment